Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA

Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA - Cabai adalah komoditas terbanyak oleh petani di Indonesia. Budidaya cabai sudah menjamur di kalangan para petani. Bahkan beberapa tahun ini Panen Cabai di Indonesia sangat melimpah, ternyata rahasianya adalah Pupuk NASA.

Cabai merupakan tanaman dalam golongan sayuran sekaligus bumbu, di Asia Tenggara sendiri termasuk Indonesia cabai sangat populer untuk dijadikan penguat rasa pedas pada makanan.

Cara budidaya cabai pun terbilang cukup mudah, karena sifatnya bisa tumbuh subur di dataran rendah maupun tinggi. Kendati demikian, berbagai tantangan untuk para petani harus dihadapi. Sebagai contoh serangan hama, kurangnya unsur hara, hingga terserang penyakit menambah peluang gagal panen semakin besar.
Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA
Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA

Namun, jangan risau. Karena postingan ini akan memberikan Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA. Pupuk Natural Nusantara adalah produk dalam negeri yang mempunyai kreadibilitas yang tinggi karena kualitas produknya yang tak di ragukan lagi.

Yang Anda Butuhkan Adalah Paket Pupuk NASA Sebagai Berikut :
  • 1 botol PUPUK ORGANIK CAIR NASA (POC NASA) 500 ml
  • 1 botol HORMONIK 100 ml
  • 1 botol GLIOCLADIUM 100 gram
  • 1 botol SUPERNASA 250 gram
  • 1 botol POWER NUTRITION 250 gram
Total Harga Rp. 235.000;

Pemesanan Paket Pupuk Cabai bisa menghubungi Distributor Resmi NASA melalui Whatsapp 082243777465

Lalu Seperti Apakah Alur Budidaya Cabai Agar Panen Melimpah?

Pada artikel kali ini saya akan membagi halaman menjadi beberapa bahasan. Seperti Menyiapkan Lahan, Pemilihan Benih Cabai, Cara Penyemaian, Pencegahan Hama Dan Penyakit, Tips Menanam Cabai, Mengelola Tanaman, Sampai proses Panen.
Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA
Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA

#1 Menyiapkan Lahan Dan Bibit Cabai

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menyiapkan lahan serta bibit cabai. Proses ini sangat penting sebagai pondasi awal keberhasilan budidaya cabai. Adapun prosesnya sebagai berikut :
  • Siapkan pupuk kandang dosis 0,5 – 1 ton per 1.000 m2 dan sebarkan pada lahan sebelum penanaman
  • Lahan terlebih dahulu diluku kemudian digaru dan biarkan lahan selama 1 minggu
  • Selanjutnya lahan diberi dolomit 0,25 ton per 1.000 m2, berfungi menambah tingkat keasaman tanah
  • Kemudian buat bedengan parit dengan lebar 100 cm dan 80 cm.
  • Siramkan SUPERNASA atau POC NASA
  • Larutkan SUPERNASA 1 botol ke dalam 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk, kemudian setiap 50 liter air tambahkan 200 cc larutan induk
  • Juga bisa di setiap 10 liter air diberi 1 sdm SUPERNASA lalu siramkan ke bedengan kurang lebih 5-10 meter
  • Penggunaan POC NASA dengan cara : 10 liter diberi 2-4 tutup botol lalu siramkan ke bedengan sepanjang 5-10 meter
  • Campurkan Natural GLIO dengan rincian dosis 100-200 gram (1-2 bungkus) dengan 50-100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan
  • Kemudian bedengan ditutup dengan plastik mulsa yang dilubangi sesuai jarak tanam. Ukuran jarak tanam yaitu 60 x 70 cm yang diterapkan dengan pola zig zag dan biarkan selama kurang lebih 1 minggu
  • Untuk 1.000 m² lahan membutuhkan benih sekitar 1-1,25 sachet
  • Biji direndam terlebih dahulu dalam air hangat yang diberi 0,5-1 tutup per liter POC NASA dan diperam selama semalam
Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA
Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA

#2 Persiapan Dan Cara Penyemaian

Setelah mempersiapkan lahan serta benih yang hendak ditanam, hal selanjutnya yang harus anda lakukan adalah proses penyemaian. Sebagai Berikut :
  1. Persemaian diberi naungan atap plastik dan dibuat menghadap ke arah timur
  2. Media persemaian berasal dari campuran tanah dan kompos halus perbandingan 3 : 1. Sebelum digunakan, 25-50 kg pupuk kandang dicampur dengan Natural GLIO 100 gram dan diamkan selama 1 minggu .Lalu dimasukkan ke dalam polibag bibit ukuran 4 x 6
  3. Masukkan biji cabai ke dalam polibag, lalu tutup dengan lapisan tanah dan kompos halus yang telah diayak
  4. Semprot dengan POC NASA 1-2 tutup per tangki saat bibit berumur 10 dan 17 HSS (hari setelah semai)
  5. Penyiraman dilakukan satu kali sehari yaitu pada pagi atau sore hari untuk menjaga kelembaban
Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA
Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA

#3 Pencegahan Hama Dan Penyakit

Hama serta Penyakit adalah musuh besar para petani. Karena penyebab terbesar kegagalan panen disebabkan oleh kedua masalah ini. Jadi, penting sekali anda mengenali sekaligus melakukan pencegahan pada hama dan penyakit. Adapaun caranya sebagai berikut :
  • Embun Bulu : Gejala penyakit embun bulu yaitu adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan. Cara mengatasinya yaitu siram Natural GLIO 1 sdm per 10 liter air
  • Kelompok Virus : Kelompok virus menyerang bibit padi sehingga pertumbuhan bibit menjadi terhambat dan warna daun menjadi pucat. Cara mengatasinya yaitu bibit yang terserang harus dicabut dan dibakar, kemudian disemprot dengan Natural BVR atau PESTONA agar tidak menyebar ke bibit lain yang masih sehat
  • Kutu Daun Dersik : Hama ini biasanya bersembunyi di bawah daun. Pijit dengan jari koloni kutu yang ditemukan, lalu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA
  • Hama Tungau : Gejala tanaman yang terserang hama ini, daun tanaman berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir ke bagian bawah dan cabang. Cara mengatasinya yaitu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran
  • Ulat Tanah : Ulat tanah biasanya aktif pada malam hari, ulat akan makan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangkai daun. Setiap ulat yang ditemukan lalu dibunuh, jika terjadi serangan berat lalu semprot dengan PESTONA atau VIREXI
  • Ulat Grayak : Larva memakan permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan berupa lubang-lubang besar dan bintil-bintil. Cara mengatasinya semprot dengan VIREXI, VITURA atau PESTONA
  • Penyakit Layu : Penyakit ini disebabkan oleh jamur antara lain fusarium, phytium dan rhizoctonia. Tanaman layu menyerang secara tiba-tiba, menyebabkan tanaman kering dan gugur daun. Tanaman layu dapat dimusnahkan dengan menyebarkan Natural GLIO
  • Penyakit busuk buah antraknosa : Gejala yang terlihat yaitu terdapat garis-garis melingkar penuh titik spora berwarna hitam. Serangan hebat dapat menyebabkan seluruh bagian buah mengering. Buah yang terserang kemudian dikumpulkan dan dipisahkan saat panen. Cara mengatasinya yaitu dapat ditaburkan Natural GLIO di bawah tanaman

#4 Tips Menanam Cabai

Pada proses ini merupakan proses yang sangat krusial, adapun prosesnya sebagai berikut :
  1. Bibit yang akan dipindahtanamkan dipilih bibit yang seragam, sehat, kuat dan tumbuh mulus
  2. Bibit telah memiliki 5-6 helai daun (saat umur 21-30 hari)
  3. Waktu tanam yang baik yaitu pada pagi atau sore hari, bila sedang panas terik lebih baik ditunda
  4. Lepas plastik polibag dan keluarkan bibit dengan hati-hati, jangan sampai bola tanah terpecah karena dapat merusak perakaran
  5. Setelah selesai tanam, langsung disiram atau disemprot dengan POC NASA sebanyak 3-4 tutup per tangki
Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA
Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA

5# Pengelolaan Dan Perawatan Tanaman

Ketika proses penanaman selesai dilakukan, pengelolaan dan perawatan tanaman cabai sangatlah penting. Ikuti cara berikut ini menghindari tanaman terserang penyakit dan virus sebagai berikut :
  1. 7-70 HST Hari Setelah Tanam : Penyiraman dapat dilakukan dengan sistem pengocoran tiap tanaman. Dapat juga dilakukan penggenangan jika dirasa kering.
  2. Pemupukan sistem pengocoran dilakukan seminggu sekali setiap lubang
  3. Pupuk kocoran merupakan perbandingan dari beberapa campuran pupuk makro yaitu > Urea : SP 36 : KCI : NASA = (250 : 250 : 250) gr ke dalam 50 liter air. diberikan saat umur 1-4 minggu dengan dosis 250 cc per lubang
  4. Selain pengocoran, penyemprotan juga perlu dilakukan. Penyemprotan POC NASA 3-5 tutup botol per tangki pada umur 10, 20, kemudian pada umur 30, 40, dan 50 HST. POC NASA ditambah HORMONIK dosis 1-2 tutup per tangki
  5. Lakukan perempelan dengan menyisakan 2-3 cabang utama setiap produksi. Perempelan dilakukan mulai tanaman umur 15-30 hari
Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA
Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA

6# Proses Panen Cabai

Pada proses ini merupakan proses yang sangat ditunggu-tunggu. Karena tanaman yang sebelumnya di lakukan perawatan sedemikian rupa akhirnya dapat dipanen. Sebagai Berikut :
  1. Panen pertama dilakukan ketika tanaman berumur sekitar 60-75 hari
  2. Panen kedua dan seterusnya dilakukan 2-3 hari sekali dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat budidaya cabai dan cara budidayanya
  3. Setelah pemetikan ke-3, dipupuk dengan dosis 500 cc per pohon dan semprot dengan POC NASA ditambah HORMONIK
  4. Buah jangan dipanen yang sudah terlalu tua, pilih yang tingkat kemasakannya sekitar 80-90%
  5. Pemanenan yang baik yaitu pada pagi hari setelah embun kering
  6. Penyortiran cabai dilakukan sejak di lahan
  7. Simpan hasil panen di tempat yang teduh
Untuk Pemesanan Paket Pupuk Cabai bisa menghubungi Distributor Resmi NASA melalui Whatsapp 082243777465

Produk Paket Pupuk Budidaya Cabai
Produk Paket Pupuk Budidaya Cabai

Mungkin hanya sampai disini saja postingan mengenai Tips Budidaya Tanaman Cabai Panen Melimpah Dengan Pupuk NASA, semoga dapat bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel